Kemenkumham Bengkulu meresmikan Sentral Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) di Universitas

Kemenkumham Bengkulu meresmikan Sentral Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) di Universitas

Prof. Dr. Hazairin, SH sebagai sarana untuk memfasilitasi civitas akademika UBL dalam meningkatkan jumlah kekayaan intelektual dan semakin banyak hasil karya civitas akademika UBL dalam bentuk HKI berupa paten, merk, hak cipta dan lainnya.  Sentral HKI diresmikan di Ruang Pascasarjana atas wujud kerjasama Kemenkumham Bengkulu dengan UNIHAZ.

Adanya Sentral HKI diharapkan pengelolaan hasil riset merupakan suatu pengelolaan Kekayaan Intelektual di Perguruan Tinggi, sehingga dapat pula menjadi strategi dalam kerangka peningkatan kualitas riset dan daya saing Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Jika berbicara kekayaan Intelaktual, maka tidak mungkin terhindar dari diskursus-diskursus mengenai Hukum Hak Kekayaan Intelektual, Perlindungan dan Manajeman komersialiasinya. Hak Kekayaan Intelektual pada dasarnya terbagi dua yaitu Hak cipta dan Hak di Bidang Industri. Berdasarkan Pasal 40 ayat (1) Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta