Profile Program Studi

Gelar & Strata

S.Pd. (Sarjana Pendidikan). – Sarjana (S1)

SK & Sertifikat Akreditasi

SK Akreditasi (BAN-PT)

Sertifikat Akreditasi (BAN-PT)

PROGRAM STUDI BIMBINGAN & KONSELING

Prodi Bimbingan dan Konseling merupakan jenjang strata satu (S-1), berdiri sejak tahun 2000 dibawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (UNIHAZ) Bengkulu. Pada saat ini telah memperoleh akreditasi B melalui SK No. 2049/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2017 Tahun SK: 2017. Eksistensi Prodi Bimbingan dan Konseling FKIP Unuversitas Prof. Dr. Hazairin SH Bengkulu berupaya terus mengembangkan sayap dan mengikuti perkembangan zaman. Salah satu cara menunjukkan eksistensi diri Prodi, dengan terlibat aktif mengikuti Forum Prodi BK se-Indonesia. Pada Forum tersebut yang menjadi kajian penting membahas kurikulum Prodi BK yang akan di terapkan pada seluruh Prodi BK se-Indonesia. Oleh karenanya penetapan kurikulum Prodi Bimbingan dan Konseling FKIP UNIHAZ berbasis Kualifikasi Kompetensi Nasional Indonesia mengacu pada hasil Forum BK, namun demikian tetap menyelaraskan dan menonjolkan ciri khas Prodi BK FKIP UNIHAZ. Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling merupakan lembaga pendidikan yang juga memfokuskan pada penyediaan tenaga pendidikan konselor yang memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi professional, sosial, dan kompetensi kepribadian.

VISI

Menjadi Program Studi Bimbingan dan Konseling yang Unggul Berbasis Kearifan Lokal untuk Menghasilkan Lulusan yang Cerdas, Berkarakter, Berwawasan Kebangsaan, dan Kompetitif pada Tahun 2025.

MISI
  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang inovatif dalam Bimbingan dan Konseling.
  2. Membentuk pribadi agar berperilaku berdasarkan standar nilai dan norma budaya lokal.
  3. Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan Bimbingan dan Konseling.
  4. Menyiapkan tata pamong, sistem pengelolaan dan penjamin mutu.
  5. Mengembangkan kemitraan dan kerja sama dengan stakeholder (lembaga formal dan non-formal, baik dalam maupun luar negeri).
  6. Membekali kemampuan Entrepreneur di bidang Bimbingan dan Konseling.
TUJUAN

Berpijak pada misi dan visi di atas, tujuan yang ingin dicapai prodi BK FKIP Unihaz Bengkulu dalam menjalan tri dharma perguruan tinggi, adalah sebagai berikut:

  1. Menghasilkan sarjana Bimbingan dan Konseling menguasai keilmuan yang inovatif (terbaru) dalam Bimbingan dan Konseling.
  2. Menghasilkan sarjana Bimbingan dan Konseling yang berperilaku berdasarkan standar nilai dan norma budaya lokal.
  3. Menghasilkan sarjana Bimbingan dan Konseling yang mampu melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan Bimbingan dan Konseling.
  4. Menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien dalam melaksanakan tata pamong, sistem pengelolaan, dan penjamin mutu.
  5. Terselenggaranya kemitraan dan kerja sama dengan stakeholder (lembaga formal dan non-formal, baik dalam maupun luar negeri).
  6. Menghasilkan sarjana Bimbingan dan Konseling yang memiliki kemampuan Entrepreneur di bidang Bimbingan dan Konseling.
PROFIL LULUSAN

Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan dunia pendidikan baik pada lingkup regional lokal daerah maupun nasional , Kontribusi dalam menghasilkan lulusan yang akan berprofesi, antara lain :

  1. Guru Bimbingan dan Konseling PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA/SMK.
  2. Konselor Profesional.
  3. Praktisi/Konsultan Pendidikan dan Pengembangan SDM.
  4. Human Resource Development (HRD).
  5. Peneliti.
  6. Motivator
  7. Tester Profesional
KOMPETENSI LULUSAN

Program Studi bimbingan dan konseling menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik. Sebagai berikut:

  1. Mengenal secara mendalam denganpenyikapan yang empatik serta menghormati keragaman yang mengedepankan kemaslahatan konseli/klien yang dilayani.
  2. Menguasai khasanah teoritik tentang konteks, pendekatan, asas dan prosedur serta sarana yang digunakan dalam penyelenggaraan pelayanan ahli bidang bimbingan dan konseling.
  3. Menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan
  4. Mengembangkan profesionalitas sebagai konselor secara berkelanjutan.
  5. Pengusaan Kompetensi professional konselor terbentuk melalui latihan dalam menerapkan kompetensi akademik dalam bidang bimbingan dan konseling yang telah dikuasai dalam konteks otentik di sekolah atau arena terapan layanan ahli lain yang relevan melalui program pendidikan profesi guru bimbingan dan konseling atau konselor berupa program pengalamann lapangan (PPL) yang sistematis.