Denpasar, Bali – Konferensi internasional 4th COROLA 2025 (Conference on Research, Learning, and Education) sukses diselenggarakan pada 21–22 November 2025 bertempat di Auditorium of Postgraduate Udayana University, Denpasar, Bali, Indonesia. Mengusung tema “Emerging Technology for Next Generation Learning and Education Spacesâ€, konferensi ini menjadi wadah strategis bagi para akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan pendidikan untuk mendiskusikan peran teknologi mutakhir dalam membentuk masa depan pembelajaran dan ruang pendidikan.
Kegiatan bergengsi ini dihadiri oleh para pimpinan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia yang bertindak sebagai Higher Conference Chairs, menegaskan kuatnya komitmen kolaboratif lintas institusi dalam pengembangan pendidikan berbasis inovasi teknologi. Para tokoh yang hadir antara lain Dr. Arifah Hidayati, SE., M.M. selaku Rektor Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H., Prof. Dr. Idi Wasah, M.Pd.I. Rektor IAIN Curup, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. Rektor Udayana University, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A. Rektor IAIN Langsa, Dr. H. Saidul Amin, M.A. Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Prof. Dr. Haris Supratno Rektor Universitas Hasyim Asy’ari, serta Dr. Nyoto Suseno, M.Si. Rektor Universitas Muhammadiyah Metro.

Dalam sambutannya, para pimpinan perguruan tinggi menekankan bahwa perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, Internet of Things (IoT), dan platform pembelajaran digital telah mengubah paradigma pendidikan secara signifikan. Pembelajaran tidak lagi terbatas pada ruang kelas konvensional, melainkan berkembang menuju ekosistem belajar yang fleksibel, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, dunia pendidikan dituntut untuk mampu beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.
Konferensi ini juga menghadirkan berbagai sesi ilmiah yang membahas hasil penelitian, gagasan konseptual, serta praktik terbaik dalam pemanfaatan teknologi untuk pendidikan. Para peserta dari berbagai latar belakang disiplin ilmu berdiskusi secara aktif mengenai desain ruang belajar masa depan, integrasi teknologi digital dalam kurikulum, hingga penguatan kompetensi pendidik di era transformasi digital. Diskusi-diskusi tersebut diharapkan dapat melahirkan rekomendasi strategis bagi pengembangan pendidikan tinggi dan pendidikan pada umumnya.

Presiden Corolla Education Centre, Dadan Supardan, S.Si., M.Biotech, menyampaikan bahwa COROLA 2025 bukan sekadar forum akademik, melainkan juga ruang kolaborasi yang mempertemukan ide, inovasi, dan komitmen bersama untuk memajukan pendidikan. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi dan lintas disiplin merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan pendidikan global yang semakin kompleks.

Tidak hanya berfokus pada diskusi ilmiah, rangkaian kegiatan 4th COROLA 2025 juga diperkuat dengan agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antar perguruan tinggi dan lembaga terkait. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam mempererat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia. Kerja sama tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi berkelanjutan yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.