Mahasiswa UNIHAZ Kembali Raih Prestasi Gemilang pada Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025

Mahasiswa Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H. (UNIHAZ) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah olahraga internasional. Kali ini, prestasi tersebut diraih dalam ajang Sriwijaya International Taekwondo Championship yang diselenggarakan pada 22–25 November 2025 bertempat di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC). Kejuaraan bergengsi ini menjadi ajang unjuk kemampuan atlet taekwondo dari berbagai negara dan diikuti oleh ratusan atlet profesional maupun mahasiswa dari dalam dan luar negeri.

Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025 tidak hanya diikuti oleh atlet-atlet dari Indonesia, tetapi juga melibatkan peserta dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Selandia Baru (New Zealand). Keikutsertaan atlet dari berbagai negara tersebut menjadikan kompetisi ini sebagai ajang olahraga internasional yang sarat akan persaingan ketat, sportivitas, serta pertukaran pengalaman antar-atlet lintas negara.

Dalam kejuaraan tersebut, mahasiswa UNIHAZ berhasil menunjukkan performa terbaiknya dan mengharumkan nama universitas dengan meraih sejumlah gelar juara di berbagai kategori. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIHAZ tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang non-akademik, khususnya olahraga bela diri taekwondo.

Adapun prestasi yang berhasil diraih oleh kontingen UNIHAZ antara lain Juara 1 Poomsae Senior Putri yang diraih oleh Nadiah Rifadah Dlofirah, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik. Dengan teknik yang matang, keseimbangan yang baik, serta penguasaan gerakan yang presisi, Nadiah mampu mengungguli para pesaingnya dari berbagai negara dan keluar sebagai juara pertama di kategori tersebut.

Selain itu, Juara 1 Poomsae Senior Putra berhasil diraih oleh Juanda Triyadi, mahasiswa Program Studi Manajemen. Juanda menunjukkan penampilan yang konsisten dan penuh percaya diri sejak babak awal hingga final, sehingga mampu mengamankan posisi puncak dan mempersembahkan medali emas untuk UNIHAZ.

Di kategori Kyorugi, mahasiswa UNIHAZ juga berhasil meraih prestasi membanggakan. Alfi Zakky Hanawai, mahasiswa Program Studi Manajemen, berhasil meraih Juara 2 Kyorugi Under 68 Kg setelah melalui pertandingan yang ketat dan penuh strategi. Sementara itu, Ahmad Dani, mahasiswa Program Studi Hukum, sukses meraih Juara 2 Kyorugi Under 74 Kg, menunjukkan semangat juang tinggi dan teknik bertanding yang solid hingga babak final.

Keberhasilan para atlet mahasiswa UNIHAZ ini tidak terlepas dari kerja keras, disiplin latihan, serta pendampingan yang optimal dari tim pendamping. Dalam kejuaraan ini, para atlet didampingi oleh Yulia Rossa, Mutiara Syarii, dan Elthon Bonnie, yang berperan penting dalam memberikan dukungan teknis, motivasi, serta pendampingan selama proses pertandingan berlangsung.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika UNIHAZ dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Keikutsertaan dan keberhasilan mahasiswa UNIHAZ dalam ajang internasional ini juga menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa secara berkelanjutan.

Dengan pencapaian tersebut, UNIHAZ kembali menegaskan eksistensinya sebagai perguruan tinggi yang mampu melahirkan generasi muda berprestasi, berdaya saing, dan berkarakter, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

Scroll to Top