UNIHAZ Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Doa Bersama Menyambut Ramadhan 1447 H

Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H. (UNIHAZ) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan doa bersama menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan di Masjid Ulil Albab UNIHAZ dan diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum strategis bagi keluarga besar UNIHAZ untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, sekaligus meneguhkan peran perguruan tinggi dalam membentuk insan akademik yang unggul secara intelektual, berkarakter religius, humanis, dan berintegritas. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen UNIHAZ dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan akademik dan pembinaan spiritual.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menciptakan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan di Masjid Ulil Albab. Selanjutnya, Rektor UNIHAZ, Dr. Arifah Hidayati, S.E., M.M., menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dalam sambutannya, Rektor menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual yang sarat makna dan relevan untuk dijadikan refleksi dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Isra Mi’raj mengajarkan nilai kedisiplinan dalam ibadah, kejujuran, serta tanggung jawab moral. Nilai-nilai inilah yang harus menjadi fondasi dalam membangun insan akademik UNIHAZ yang berakhlak mulia dan berintegritas,” ungkap Rektor. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan momentum menjelang Ramadhan sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan kualitas ibadah, agar suasana religius dapat tercermin dalam aktivitas kampus sehari-hari.

Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Andi Saputra, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema “Spirit Isra Mi’raj dalam Membentuk Insan Akademik yang Religius, Humanis, dan Berintegritas.” Ia menegaskan bahwa Isra’ Mikraj bukan sekadar peristiwa historis, melainkan sumber inspirasi dalam membangun karakter pribadi dan institusi pendidikan.

Menurutnya, nilai spiritual Isra’ Mikraj harus mendorong civitas akademika untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan spiritual. “Akademisi yang berkualitas tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, sikap humanis, dan integritas yang kuat dalam setiap peran yang dijalani,” tuturnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan memperbaiki niat, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama menyambut Ramadhan 1447 H/2026 M yang dipimpin oleh penceramah. Suasana haru dan penuh kekhusyukan terasa saat seluruh civitas akademika memanjatkan doa agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalani ibadah Ramadhan mendatang.

Melalui peringatan Isra Mi’raj dan doa bersama ini, UNIHAZ menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual civitas akademika. Diharapkan, nilai-nilai religius yang ditanamkan dapat menjadi landasan kuat dalam mewujudkan lingkungan akademik yang bermartabat, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.

Scroll to Top