Bengkulu – Bertempat di Gedung Serba Guna Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sukses menggelar acara Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Periode XXXVII Tahun 2026 pada Sabtu (6/6/2026). Mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Penguatan Budidaya Lokal dan Inovasi Lingkungan Berkelanjutan di Kabupaten Kepahiang”, kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 17.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh ratusan mahasiswa peserta Kukerta.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua LPPM, Ibu Ir. Sri Rustianti, M.Si. Dalam laporannya, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu mengintegrasikan ilmu akademik dengan realitas di masyarakat. Beliau berharap mahasiswa dapat menggali potensi lokal daerah tempat mereka mengabdi demi kesejahteraan warga setempat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor, Ibu Dr. Arifah Hidayati, S.E., M.M. Sekaligus membuka acara secara resmi, Rektor berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, menghormati adat istiadat setempat, serta fokus pada program kerja yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kepahiang.
Momen penting dalam pembekalan ini adalah kehadiran Bupati Kepahiang, Bapak H. Zurdi Nata, S.IP. Beliau tidak hanya memberikan sambutan hangat menyambut kedatangan para mahasiswa, tetapi juga bertindak langsung sebagai pemateri utama.
Dalam paparannya yang berjudul “Strategi Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Optimalisasi Budidaya Lokal dan Inovasi Berbasis Lingkungan Berkelanjutan di Kabupaten Kepahiang”, Bupati membedah potensi besar yang dimiliki daerahnya.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa Kukerta dapat menjadi jembatan inovasi, khususnya dalam membantu memodernisasi budidaya lokal dan menciptakan solusi lingkungan yang berkelanjutan agar ekonomi masyarakat Kepahiang semakin kuat,” ujar H. Zurdi Nata.

Setelah memasuki sesi Istirahat, Sholat, dan Makan (Isoma), agenda pembekalan dilanjutkan dengan pendalaman materi teknis. Materi pertama pasca-Isoma disampaikan kembali oleh Ketua LPPM, Ibu Ir. Sri Rustianti, M.Si., dengan topik “Ke-kukertaan”. Sesi ini memberikan panduan regulasi, kode etik, serta teknis pelaksanaan program kerja di lapangan agar berjalan terstruktur.
Materi penutup yang tidak kalah krusial disampaikan oleh Bapak Dr. Danner Sagala, M.Si. terkait “Pendaftaran Kekayaan Intelektual”. Materi ini dibekali kepada mahasiswa agar mereka mampu mengidentifikasi, melindungi, dan membantu masyarakat desa dalam mendaftarkan hak paten atau merek dagang atas produk-produk inovasi lokal yang dihasilkan selama masa Kukerta.


Menjelang sore hari, suasana Gedung Serba Guna yang semula formal berubah menjadi sangat meriah. Setiap kelompok mahasiswa unjuk gigi menampilkan yel-yel khas per kecamatan. Penampilan ini memamerkan kekompakan, kreativitas, dan semangat yang membara dari masing-masing tim sebelum terjun langsung ke lokasi pengabdian.
Rangkaian acara pembekalan intensif ini resmi ditutup pada pukul 17.00 WIB. Dengan berakhirnya pembekalan ini, mahasiswa Kukerta Periode XXXVII Tahun 2026 dinyatakan siap dan matang untuk mengabdi, membawa perubahan positif, serta mengimplementasikan program pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan di Kabupaten Kepahiang.