Fakultas Hukum UNIHAZ Gelar Yudisium Periode II Strata I Program Studi Hukum dan Strata II Program Magister Hukum

Bengkulu, 22 Agustus 2026 — Fakultas Hukum Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H. (UNIHAZ) menggelar Rapat Terbuka Senat Fakultas Hukum dalam rangka Yudisium Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Two K Azana Style Hotel Bengkulu, Jalan Pangeran Natadirja Nomor KM 6, dan dihadiri pimpinan universitas, pimpinan Fakultas Hukum, dosen, tenaga kependidikan, peserta yudisium.

Yudisium menjadi salah satu tahapan penting dalam pendidikan tinggi karena menandai telah diselesaikannya seluruh proses akademik mahasiswa dan ditetapkannya kelulusan sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi Fakultas Hukum UNIHAZ, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan, pelayanan akademik, pembinaan mahasiswa, serta pencapaian kinerja fakultas.

Pada periode yudisium kali ini, Fakultas Hukum UNIHAZ mengukuhkan lulusan dari Program Studi Hukum dan Program Magister Hukum. Program Magister Hukum mencatat sebanyak 25 peserta yudisium, dengan rata-rata IPK 3,77 dan rata-rata masa studi 1 tahun 7 bulan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 lulusan meraih predikat Dengan Pujian (Cum Laude) dan 11 lulusan memperoleh predikat Sangat Memuaskan. Lulusan terbaik Program Magister Hukum diraih oleh Farliansyah, dengan IPK 3,93 dan masa studi 1 tahun 8 bulan.

Sementara itu, Program Studi Hukum mengukuhkan sebanyak 80 peserta yudisium, dengan rata-rata IPK 3,64 dan rata-rata masa studi 3 tahun 9 bulan. Sebanyak 11 lulusan memperoleh predikat Dengan Pujian (Cum Laude), sedangkan 69 lulusan meraih predikat Sangat Memuaskan. Lulusan terbaik Program Studi Hukum diraih oleh Rizky Ria Citra Pragina, dengan IPK 3,85 dan masa studi 3 tahun 8 bulan.

Dalam kesempatan tersebut, Fakultas Hukum UNIHAZ menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), pengembangan pembelajaran yang berorientasi pada mahasiswa, monitoring dan evaluasi perkuliahan, penguatan pembimbingan akademik dan tugas akhir, serta peningkatan ketepatan waktu penyelesaian studi. Upaya tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan hukum yang memiliki kompetensi akademik dan profesional, berintegritas, serta mampu menjawab perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat.

Selain bidang pendidikan, Fakultas Hukum juga terus mendorong pengembangan mahasiswa melalui pembinaan organisasi, pendampingan kompetisi, pengembangan kepemimpinan, kegiatan akademik dan nonakademik, serta pembinaan etika, kedisiplinan, dan integritas. Mahasiswa juga diberikan ruang untuk mengembangkan potensi melalui seminar, diskusi ilmiah, kompetisi peradilan semu, penulisan karya ilmiah, dan berbagai kegiatan kemahasiswaan lainnya.

Di bidang penelitian dan publikasi, Fakultas Hukum terus mendorong peningkatan produktivitas dosen serta penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu hukum dan persoalan masyarakat. Dalam periode 2025–2026 tercatat sejumlah capaian publikasi, termasuk penerbitan buku serta publikasi pada jurnal terakreditasi SINTA dan jurnal internasional bereputasi.

Fakultas Hukum juga memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, antara lain instansi pemerintah, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, organisasi profesi hukum, pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, serta dunia usaha dan dunia industri. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, praktik mahasiswa, dan kompetensi lulusan.

Dalam pengembangan ke depan, Fakultas Hukum UNIHAZ menerapkan prinsip perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah e-Court Laboratorium Peradilan Semu Fakultas Hukum berbasis metaverse. Selain itu, pada tahun ajaran ini Fakultas Hukum UNIHAZ juga telah membuka program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dengan masa studi S1 yang dapat ditempuh dalam waktu dua tahun dan S2 dalam waktu satu tahun.

Menutup kegiatan yudisium, para lulusan diingatkan bahwa gelar Sarjana Hukum dan Magister Hukum bukan sekadar gelar akademik, tetapi merupakan amanah moral dan sosial. Lulusan diharapkan senantiasa menjunjung tinggi integritas dan moralitas, terus belajar serta beradaptasi terhadap perkembangan hukum dan teknologi, serta menjaga nama baik almamater UNIHAZ di mana pun berkarya.

Selamat kepada seluruh lulusan Program Studi Hukum dan Program Magister Hukum Fakultas Hukum UNIHAZ. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan menjadi bekal untuk berkarya secara profesional, berintegritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Scroll to Top