Pelepasan Mahasiswa KUKERTA Periode XXXVII Tahun 2026: UNIHAZ Berangkatkan Mahasiswa Mengabdi di 30 Desa Kabupaten Kepahiang

Bengkulu, 6 Juli 2026 – Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H. (UNIHAZ) secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Periode XXXVII Tahun 2026 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna UNIHAZ pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi ratusan mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, panitia pelaksana, serta seluruh mahasiswa peserta KUKERTA Tahun 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan dan sambutan dari Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIHAZ yang menyampaikan kesiapan pelaksanaan program KUKERTA tahun ini.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM UNIHAZ menyampaikan bahwa KUKERTA bukan sekadar kegiatan akademik yang harus diselesaikan mahasiswa, tetapi merupakan wadah pembelajaran nyata dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan solusi atas berbagai persoalan di desa melalui program-program yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Rektor UNIHAZ, Arifah Hidayati, memberikan sambutan sekaligus secara resmi melepas mahasiswa KUKERTA Periode XXXVII Tahun 2026. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa mahasiswa merupakan representasi almamater selama berada di lokasi pengabdian. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan mampu menjaga nama baik universitas dengan menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, etika, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan pemerintah desa.

Rektor juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan KUKERTA sebagai pengalaman berharga dalam membangun kepedulian sosial, meningkatkan kemampuan bekerja sama lintas disiplin, serta mengasah kemampuan kepemimpinan dan komunikasi. Menurutnya, keberhasilan KUKERTA tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat serta terbangunnya hubungan kemitraan yang baik antara perguruan tinggi dan desa.

Prosesi pelepasan ditandai dengan pemakaian rompi KUKERTA secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa oleh Rektor UNIHAZ. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat sekaligus penegasan komitmen universitas dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi nyata sivitas akademika.

Pada tahun 2026, mahasiswa KUKERTA UNIHAZ akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Kepahiang, yang tersebar pada lima kecamatan, yaitu Kecamatan Hujan Mas, Kecamatan Tebat Karai, Kecamatan Kabawetan, Kecamatan Seberang Musi, dan Kecamatan Kepahiang. Seluruh peserta akan ditempatkan di 30 desa, dengan harapan mampu bersinergi bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.

Selain prosesi pelepasan, acara juga dirangkaikan dengan pengumuman pemenang Lomba Yel-Yel Mahasiswa KUKERTA Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan semangat, kreativitas, dan kekompakan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. Suasana semakin meriah ketika para juara menampilkan yel-yel terbaik mereka di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan. Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan meriah karena dinilai mampu membangkitkan semangat kebersamaan serta mencerminkan antusiasme mahasiswa dalam menyukseskan pelaksanaan KUKERTA.

Sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan kerja sama tim, panitia menyerahkan piala kepada para pemenang lomba yel-yel. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh kelompok KUKERTA untuk terus menjaga semangat kolaborasi selama menjalankan program kerja di desa masing-masing.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, panitia, dan seluruh mahasiswa peserta KUKERTA. Momen kebersamaan tersebut menjadi simbol kesiapan seluruh peserta dalam mengemban amanah sebagai duta UNIHAZ di tengah masyarakat.

Melalui pelaksanaan KUKERTA Periode XXXVII Tahun 2026, UNIHAZ kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat. Diharapkan seluruh mahasiswa dapat melaksanakan pengabdian dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan integritas, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kepahiang.

Scroll to Top