Webinar Nasional UNIHAZ Bahas Augmented Reality sebagai Bidang Keilmuan Interdisipliner dalam Pengembangan Teknologi Digital

Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (UNIHAZ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penyelenggaraan Webinar Nasional bertema “Augmented Reality sebagai Bidang Keilmuan Interdisipliner dalam Pengembangan Teknologi Digital” yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 secara daring. Kegiatan ini menjadi wadah akademik bagi para akademisi, mahasiswa, dan praktisi untuk mendiskusikan perkembangan teknologi imersif yang semakin berperan penting dalam berbagai sektor pembangunan digital.

Webinar nasional ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik UNIHAZ, H. Sazuatmo, S.T., M.T., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) saat ini tidak lagi sekadar menjadi inovasi visual, tetapi telah berkembang menjadi bidang keilmuan yang bersifat interdisipliner, menghubungkan ilmu komputer, rekayasa sistem, desain, pendidikan, hingga sektor industri dan infrastruktur. Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik UNIHAZ berupaya memperluas wawasan akademik serta mendorong kolaborasi riset dan inovasi di bidang teknologi digital.

Webinar ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang teknologi digital dan pengembangan sistem imersif. Narasumber pertama, Bentar Priyopradono, S.Kom., M.Cs, dosen Program Studi Informatika Fakultas Teknik UNIHAZ, memaparkan materi berjudul “Augmented & Virtual Reality in Green Infrastructure: Teknologi Imersif untuk Rekayasa Berkelanjutan.” Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa teknologi AR dan VR dapat dimanfaatkan sebagai alat simulasi dan visualisasi yang efektif dalam perencanaan serta pengembangan infrastruktur hijau (green infrastructure). Teknologi imersif memungkinkan proses perancangan infrastruktur dilakukan secara lebih akurat melalui simulasi lingkungan digital tiga dimensi, sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan yang lebih berkelanjutan dan berbasis data.

Sementara itu, narasumber kedua Dr. Yeka Hendriyani, S.Kom., M.Kom, dosen dari Program Studi Informatika Universitas Negeri Padang, menyampaikan materi mengenai perkembangan Augmented Reality dan Virtual Reality dalam ekosistem teknologi digital modern. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa teknologi AR dan VR memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai sektor, seperti pendidikan digital, industri kreatif, simulasi pelatihan, hingga transformasi industri berbasis teknologi. Integrasi teknologi imersif dengan kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), serta teknologi komputasi modern membuka peluang inovasi baru dalam pengembangan sistem digital yang lebih interaktif dan adaptif.

Diskusi webinar dipandu oleh Moderator Rahman Arief Putra, S.Kom., M.Kom, yang merupakan dosen dari Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Melalui sesi diskusi yang interaktif, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peluang riset, pengembangan teknologi, serta implementasi AR dan VR dalam berbagai bidang keilmuan dan industri.

Kegiatan webinar nasional ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Informatika Fakultas Teknik UNIHAZ dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, serta kolaborasi akademik antar perguruan tinggi di Indonesia. Selain memperoleh wawasan akademik, para peserta juga mendapatkan e-certificate, soft copy materi, serta kesempatan untuk memperluas jejaring akademik dan profesional.

Melalui kegiatan ini, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH berharap dapat terus mendorong lahirnya gagasan, penelitian, serta inovasi di bidang teknologi digital, khususnya pada pengembangan Augmented Reality dan Virtual Reality sebagai teknologi masa depan yang berperan penting dalam transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan.

Scroll to Top