
Bengkulu – Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H. (UNIHAZ) kembali menyelenggarakan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 di Masjid Ulil Albab UNIHAZ. Kegiatan yang mengusung tema “Harmonisasi Ilmu, Spiritualitas, dan Kepedulian Sosial Menuju Kampus Berintegritas” ini merupakan agenda rutin tahunan universitas dalam rangka memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan akademik.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh civitas akademika UNIHAZ. Dalam kegiatan ini, pihak universitas juga mengundang anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.
Acara berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi civitas akademika untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan akademik dan sosial.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Rektor Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H., Dr. Arifah Hidayati, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting untuk memperkuat integritas dan karakter di lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat pembentukan karakter, moral, dan nilai-nilai spiritual bagi generasi muda.
“Momentum Nuzulul Qur’an ini mengingatkan kita bahwa ilmu pengetahuan harus berjalan selaras dengan nilai spiritual dan kepedulian sosial. Dengan demikian, UNIHAZ dapat terus membangun budaya akademik yang berintegritas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Rektor UNIHAZ.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ulil Albab UNIHAZ, Dr. Iwan Kurniawan, Z. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa masjid kampus memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan spiritual bagi mahasiswa dan civitas akademika.
Ia menyampaikan bahwa Masjid Ulil Albab diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keislaman yang mampu membentuk karakter generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah atau ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Hasbiyallah, S.T. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, khususnya bagi generasi muda dan kalangan akademisi.
Ustadz Hasbiyallah menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi sumber ajaran spiritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan modern, termasuk dalam membangun etika, integritas, serta tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
“Al-Qur’an mengajarkan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” ungkapnya dalam tausiyah tersebut.

Salah satu momen yang menginspirasi dalam kegiatan ini adalah pemberian apresiasi kepada mahasiswa penghafal Al-Qur’an. Apresiasi diberikan kepada Alifia Rahmadinna (NPM 25070014) yang telah berhasil menyelesaikan hafalan 3 juz Al-Qur’an.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk dukungan dan motivasi dari pihak universitas kepada mahasiswa yang menunjukkan prestasi dalam bidang keagamaan. Kehadiran mahasiswa penghafal Al-Qur’an di lingkungan kampus diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun spiritual.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu yang hadir dalam acara tersebut. Santunan secara langsung diserahkan oleh Rektor UNIHAZ sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam Al-Qur’an.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta kegiatan melaksanakan buka puasa bersama. Civitas akademika UNIHAZ bersama anak-anak yatim piatu menikmati hidangan berbuka dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan di lingkungan Masjid Ulil Albab.
Melalui kegiatan ini, Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H. kembali menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual, moral, dan kepedulian sosial.
Peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan dapat terus menjadi momentum untuk memperkuat harmonisasi antara ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan kepedulian sosial, sehingga tercipta budaya akademik yang berintegritas serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.